a.comment-link:before{content:"10";} Sumber Utama : http://www.kolombloggratis.org/2013/05/cara-membuat-readmore-terbaru.html#ixzz36r11Tg2G

Siswa Baru Wajib Ikut Ekskul Pramuka dan PMR


Siswa Baru Wajib Ikut Ekskul Pramuka dan PMR

EKSKUL WAJIB: Dengan diterapkannya Kurikulum 2013, maka seluruh sekolah harus mewajibkan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dan PMR bagi para siswanya, untuk menumbuhkan rasa kebangsaan, keterampilan dan kreatifitas siswa.

PADA tahun ajaran baru 2014-2015 seluruh sekolah di Kabupaten Bekasi akan menerapkan Kurikulum 2013. Dalam kurikulum ini, sekolah harus mewajibkan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dan PMR (Palang Merah Remaja) bagi para siswanya.

Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Dikmen Disdik Kabupaten Bekasi, Edis Maryadi mengungkapkan, kegiatan Pramuka dapat menumbuhkan rasa kebangsaan,  keterampilan dan kreatifitas siswa, karena di dalamnya banyak sekali materi yang mengajarkan hal itu.

Dari sisi pendidikan dan kegiatan, Pramuka mengajarkan banyak nilai, mulai dari kepemimpinan, kebersamaan, sosial, kecintaan alam, hingga kemandirian. ’’Dari sisi organisasinya juga sudah proven, terutama ekskul pramuka,” ujarnya kepada Radar Bekasi, kemarin.
Menurutnya, ekstrakurikuler tersebut tidak harus diikuti dua-duanya, tapi boleh memilih salah satu saja. ’’Jika sekolah belum memiliki ekstrakurikuler PMR, siswa kelas tiga sampai kelas lima wajib mengikuti ekstrakurikuler Pramuka,” katanya.

Untuk menjadikan nilai-nilai ini lebih mudah diterima oleh siswa, Edis mengatakan, pemerintah akan menyarankan para pengurus atau pembina Pramuka untuk menambah substansi kegiatan kepramukaan. Tidak hanya berupa simbol-simbol, seperti seragam Pramuka.
’’Kalau selama ini seragam Pramuka sudah dikenakan tiap hari Sabtu, maka ke depan kegiatannya harus lebih substansial agar bukan hanya simbol belaka yang berkenaan dengan Pramuka, tetapi nilai yang tadi disebutkan jadi lebih membekas,” katanya.

Menurut dia, kurikulum 2013 yang mengajarkan tentang Pramuka itu ada plus dan minusnya. Di satu sisi, materi dan nilai kegiatan Pramuka dinilai baik oleh pemerintah sehingga harus diperluas ke seluruh pelajar Indonesia. ’’Namun kewajiban itu berbenturan dengan nilai Pramuka yang sifatnya sukarela,” tutupnya.

Sementara itu, Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi, Teguh Wahyudi mengatakan, kegiatan PMR saat ini sudah ada hampir di setiap sekolah menengah. ’’Kami sangat gembira dengan minat siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler PMR yang dapat menjadi cikal bakal bagi pembinaan kader PMI di masa mendatang,” tuturnya.

Menurutnya, kegiatan PMR memang masih berkisar pada kegiatan dasar PMI, sehingga mereka masih harus belajar dan mendapat bimbingan yang cukup mengenai kepalang merahan. Dia berharap sekolah mendukung kegiatan siswanya yang memilih untuk mengikuti kegiatan kemanusiaan tersebut. ’’Kami banyak sekali memiliki agenda yang berkaitan dengan kegiatan ke PMI-an sementara untuk PMR masih terbatas. Namun kami sangat mengharapkan sekolah mendukung siswanya yang mengikuti program-program kegiatan kemanusiaan seperti PMR, untuk memupuk rasa persaudaraan dan kemanusiaan,” pungkasnya. 

[Sumber Berita : http://www.gobekasi.co] EKSKUL WAJIB: Dengan diterapkannya Kurikulum 2013, maka seluruh sekolah harus mewajibkan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dan PMR bagi para siswanya, untuk menumbuhkan rasa kebangsaan, keterampilan dan kreatifitas siswa.
PADA tahun ajaran baru 2014-2015 seluruh sekolah di Kabupaten Bekasi akan menerapkan Kurikulum 2013. Dalam kurikulum ini, sekolah harus mewajibkan kegiatan ekstrakurikuler Pramuka dan PMR (Palang Merah Remaja) bagi para siswanya.

Kasi Kurikulum dan Kesiswaan Dikmen Disdik Kabupaten Bekasi, Edis Maryadi mengungkapkan, kegiatan Pramuka dapat menumbuhkan rasa kebangsaan, keterampilan dan kreatifitas siswa, karena di dalamnya banyak sekali materi yang mengajarkan hal itu.
Dari sisi pendidikan dan kegiatan, Pramuka mengajarkan banyak nilai, mulai dari kepemimpinan, kebersamaan, sosial, kecintaan alam, hingga kemandirian. ’’Dari sisi organisasinya juga sudah proven, terutama ekskul pramuka,” ujarnya kepada Radar Bekasi, kemarin.
Menurutnya, ekstrakurikuler tersebut tidak harus diikuti dua-duanya, tapi boleh memilih salah satu saja. ’’Jika sekolah belum memiliki ekstrakurikuler PMR, siswa kelas tiga sampai kelas lima wajib mengikuti ekstrakurikuler Pramuka,” katanya.
Untuk menjadikan nilai-nilai ini lebih mudah diterima oleh siswa, Edis mengatakan, pemerintah akan menyarankan para pengurus atau pembina Pramuka untuk menambah substansi kegiatan kepramukaan. Tidak hanya berupa simbol-simbol, seperti seragam Pramuka.
’’Kalau selama ini seragam Pramuka sudah dikenakan tiap hari Sabtu, maka ke depan kegiatannya harus lebih substansial agar bukan hanya simbol belaka yang berkenaan dengan Pramuka, tetapi nilai yang tadi disebutkan jadi lebih membekas,” katanya.
Menurut dia, kurikulum 2013 yang mengajarkan tentang Pramuka itu ada plus dan minusnya. Di satu sisi, materi dan nilai kegiatan Pramuka dinilai baik oleh pemerintah sehingga harus diperluas ke seluruh pelajar Indonesia. ’’Namun kewajiban itu berbenturan dengan nilai Pramuka yang sifatnya sukarela,” tutupnya.
Sementara itu, Sekretaris Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bekasi, Teguh Wahyudi mengatakan, kegiatan PMR saat ini sudah ada hampir di setiap sekolah menengah. ’’Kami sangat gembira dengan minat siswa dalam mengikuti ekstrakurikuler PMR yang dapat menjadi cikal bakal bagi pembinaan kader PMI di masa mendatang,” tuturnya.
Menurutnya, kegiatan PMR memang masih berkisar pada kegiatan dasar PMI, sehingga mereka masih harus belajar dan mendapat bimbingan yang cukup mengenai kepalang merahan. Dia berharap sekolah mendukung kegiatan siswanya yang memilih untuk mengikuti kegiatan kemanusiaan tersebut. ’’Kami banyak sekali memiliki agenda yang berkaitan dengan kegiatan ke PMI-an sementara untuk PMR masih terbatas. Namun kami sangat mengharapkan sekolah mendukung siswanya yang mengikuti program-program kegiatan kemanusiaan seperti PMR, untuk memupuk rasa persaudaraan dan kemanusiaan,” pungkasnya.
[Sumber Berita : http://www.gobekasi.co]

Tidak ada komentar:

Posting Komentar